The "Prank Ojol Berakhir" (The End of Ojol Pranks) movement gained momentum as the public grew weary of the power imbalance. Real-life consequences began to surface: Psychological Stress:
Pengemudi yang menjadi korban prank sering kali mengalami stres instan. Bayangkan kebingungan mereka saat pesanan makanan senilai ratusan ribu rupiah tiba-tiba dibatalkan, atau saat dituduh melakukan kesalahan yang tidak mereka perbuat. Prank Ojol Berakhir Ngentot - INDO18